Berlibur ke Pulau Lombok, pastinya dibayangan kita itu pedasnya makan pelecing kangkung. Empuknya sate rembige dicocol sama lontong. Atau rasa pedas manis ayam taliwang, makannya sambil menikmati Kota Mataram di malam hari. Satu lagi masakan yang terkenal di Lombok itu sate bulayak yang banyak kita temui di Pantai Senggigi dan destinasi wisata Suranadi, Lombok Barat. Bahkan sudah banyak juga kita temui di beberapa tempat di Kota Mataram.
Semakin kesini, Lombok gak kalah sama daerah terkenal lainnya yang memiliki wisata kuliner bintang lima seperti Yogya, Bandung, Surabaya atau Bali. Bahkan sekarang ini, sudah banyak menjamur berbagai macam kuliner dari berbagai daerah di Indonesia maupun Asia. Sebagai contoh, tempat makan dengan konsep "jamur".
Tempat makan ini mengingatkan saya sama salah satu tempat makan yang cukup terkenal pada jaman kuliah dulu. Sebut saja "Jejamuran Jogya" yang ramai dikunjungi baik tamu domestik maupun mancanegara. Mahasiswa pun banyak yang datang kesana.
Nah, Lombok juga punya tempat makan seperti itu. Nama tempatnya yaitu Jamur Lombok. Lokasinya di Jalan Nangka, Selagalas, Kec.Sandubaya, Kota Mataram. Tepatnya gak jauh dari Rumah Sakit Mutiara Sukma NTB. Lebih jelasnya bisa kalian lihat di google maps.
Tempat ini sudah lama buka. Sebelumnya sempat kesini tapi sudah penuh alias gak ada tempat. Gak ada sistem ngantri disini. Jadinya pergi ke tempat makan yang lain.
Beberapa minggu yang lalu, saya dan anak istri, datang kesini lagi. Syukurnya masih ada tempat duduk karena tempatnya baru saja direnovasi menjadi lebih besar dari sebelumnya dengan konsep bangunan bambu tradisional.
Akhir pekan biasanya saya dan istri selalu membuat jadwal makan di luar. Dari budget murah meriah sampai menguras isi dompet. Terkadang gak peduli tempatnya jauh dari rumah. Yang penting enak, harga terjangkau dan mengenyangkan.
Kebetulan pilihan kami jatuh kepada Jamur Lombok karena selain tempatnya nyaman dengan nuansa tradisional. Dari pengalaman pas pesen via ojol, masakan disini juga enak luar biasa dan pastinya harga masih masuk di anggaran kami, Asyiik. So, penasaran juga pengen langsung makan jamur di tempatnya.
Langsung saja kita ulik yoook !
Pertama, kita review dari tempatnya dulu. Kami datang kesana di sore hari. Kurang lebih sepuluh menit perjalanan dari rumah, pakai acara drama kehujanan segala. Akhirnya sampai juga kami di lokasi memakai jas hujan.
Sampai di tempat, gak ada hujan sama sekali. Hanya tersisa aroma tanah yang sangat menyejukkan hati. Apalagi agenda sore itu, mencoba makan beberapa makanan olahan jamur. Tambah semangat lagi dan gak sabaran pengen makan-makan.
Sesampainya di lokasi, saya mencari tempat parkir motor. Sore itu cukup ramai juga kendaraan baik mobil maupun motor yang terparkir. Area parkirnya cukup luas meskipun memanjang di pinggir jalan besar.
Pikiran saya, di dalam bakalan penuh sesak oleh pengunjung yang datang. Ternyata pas masuk ke dalam, masih banyak tersedia meja yang masih kosong.
Memasuki area dalam, kami disambut oleh tulisan besar "Jamur Lombok" di pintu masuk. Ini seperti lesehan gitu. Bangunan semi permanen dari bahan utama bambu beratapkan alang-alang khas lesehan Lombok. Di dalamnya banyak ornamen-ornamen lampu dari rotan. Vibesnya seperti kita ada di resto Gili Trawangan sana.
Tempat duduknya dibagi dua. Ada di bagian dalam berupa meja kursi dari kayu. Dan ada berugaq "gazebo" yang jumlahnya cukup banyak. Dikelilingi oleh taman berbagai macam tanaman hias.
Buat kalian yang ingin menikmati suasana persawahan yang menenangkan sambil bercengkrama dengan keluarga besar, bisa pilih duduk di berugaq. Karena lesehan ini dikelilingi oleh area persawahan yang masih asri.
Sedangkan yang gak dapat berugaq, bisa duduk di kursi area depan. Areanya juga asyik dan luas. Apalagi ukuran kursi dan mejanya cukup lebar. Jadinya kalau bawa anak-anak masih aman. Anak-anak bisa berlarian di area ini.
Fasilitas lainnya, ada mushola, ruang meeting dan toilet yang cukup bersih. Sayangnya saya gak sempat foto. Lainnya, ada tempat cuci tangan yang berada di beberapa titik. Lengkap dengan sabun dan air mengalir yang cukup lancar.
Berhubung sore itu area berugaq sudah penuh dan sudah ada pakai acara reservasi segala. Jadinya kami memilih duduk di meja kursi area depan lesehan. Saya pilih meja kursi yang dekat dengan tempat cuci tangan biar gak jauh cuci tangannya. Syukurnya area sekitar kami duduk masih sepi, jadinya cukup nyaman.
Salah satu staf menghampiri kami dengan senyum yang lebar. Menyejukkan sekali melihat senyuman staf tersebut. Ramah juga kepada kami. Menjelaskan menu-menu best seller yang ada disini.
Untuk bagian memesan, saya serahin sama istri tercinta. Beberapa menu yang dipesan yaitu Nasi Goreng Jamur, Sate Jamur Bumbu Pelalah, Sate Jamur Bumbu Kacang plus Nasi Putih, Bebek Goreng, Crispi Jamur, Sup Jamur, Pisang Goreng Original dan minumannya, Es Kelapa Muda Gula Aren. Banyak juga ya ternyata. Kita ulik yuk !.
Nasi Goreng Jamur
Ini dia menu favorit kami sekeluarga yaitu nasi goreng. Pas lihat di daftar menu ada menu nasi goreng jamur, otomatis saya dan istri pesan. Entah siapa yang makan nanti yang penting pesan dulu.
Nasi gorengnya bisa dibilang sama seperti nasi goreng pada umumnya. Bedanya diberi tambahan jamur. Jamur yang dipakai disini yaitu jamur tiram.
Topingnya ada tambahan telur dadar, potongan timun, bawang goreng dan sambel matah. Untuk rasa, cukup kaya akan bumbu. Aroma bawang putih dan bawang merahnya terasa banget. Agak pedas juga meskipun kami gak pesan pedas. Untungnya kami berdua doyan makan pedas.
Nasinya gurih dan point yang paling penting menurut saya yaitu porsinya pas. Gak sedikit dan gak banyak. Pas buat porsi saya pribadi. Soal harga juga cukup terjangkau yaitu 20 ribu rupiah saja.
Sate Jamur Bumbu Pelalah
Kalau biasanya sate identik dengan daging, sate jamur bumbu pelalah ini jadi alternatif yang unik sekaligus menggugah selera terutama buat yang ingin sesuatu yang lebih ringan tapi tetap kaya rasa.
Dari segi tampilan, sate jamur ini terlihat sederhana, tapi begitu didekatkan, aroma khas bumbu pelalah langsung terasa. Bumbu khas Lombok ini terkenal dengan cita rasa pedas, gurih, dan sedikit segar karena biasanya memakai lombok atau cabe bawang, dan perasan jeruk limau.
Saat digigit, tekstur jamurnya empuk dan juicy, hampir menyerupai daging ayam, apalagi kalau pakai jamur tiram yang disuwir lalu dibakar. Proses pembakaran memberi sentuhan smoky yang bikin rasanya makin nendang. Yang paling menonjol tentu bumbu pelalahnya pedasnya nendang tapi tetap balance dengan rasa gurih dan sedikit asam segar.
Yang menarik, sate ini gak buat kita enek seperti sate daging. Jadi bisa dimakan lebih banyak tanpa terasa berat. Cocok banget disantap dengan nasi hangat atau lontong. Ditambah dengan sambal tambahan buat yang suka ekstra pedas.
Kalau harganya cukup terjangkau yaitu 15 ribu saja. Itu sudah dapat kurang lebih sepuluh hingga dua belas tusuk sate jamur. Menu yang rekommended buat dicoba.
Sate Jamur Pecel Kangkung
Sama seperti sate jamur bumbu pelalah. Sate jamur pecel kangkung ini bisa dibilang salah satu menu unik yang layak dicoba, apalagi buat yang pengen makan sate jamur selain bumbu pelalah. Dari segi tampilan, sate ini cukup menggoda potongan jamur yang ditusuk rapi, dibakar sampai sedikit kecokelatan, lalu ditambah kangkung dan toge dengan bumbu pecel yang kental.
Dari gigitan pertama, tekstur jamurnya terasa kenyal dan juicy, mirip seperti daging tapi lebih ringan. Aroma bakarnya juga cukup terasa, memberi sensasi smoky yang buat makin nikmat. Yang paling menonjol tentu saja bumbu pecelnya. Rasa kacangnya gurih, sedikit manis, dengan sentuhan pedas yang pas. Gak terlalu menyengat tapi cukup buat nagih.
Perpaduan jamur yang lembut dengan bumbu pecel kangkung yang kaya rasa ini bikin setiap makan terasa seimbang. Biasanya makin lengkap kalau disajikan dengan lontong atau nasi hangat, ditambah taburan bawang goreng dan sedikit perasan jeruk limau biar lebih segar.
Secara keseluruhan, sate jamur bumbu pecel kangkung cocok buat kalian yang pengen makanan sehat tapi tetap enak. Rasanya nggak kalah sama sate pada umumnya, bahkan punya karakter sendiri yang lebih ringan dan ramah di perut. Pas banget juga buat vegetarian atau yang lagi mengurangi konsumsi daging. Harganya juga cukup terjangkau yaitu 25 ribu rupiah.
Sup Jamur
Ini menu yang dipesan buat anak-anak. Kebayang pasti menu ini sangat segar dan enak. Dari tampilan, sup jamur biasanya terlihat ringan dengan kuah bening atau sedikit creamy. Dihiasi potongan jamur yang menggoda. Aroma hangatnya langsung terasa begitu disajikan perpaduan wangi kaldu, bawang, dan jamur yang khas.
Saat dicicipi, tekstur jamurnya lembut dan sedikit kenyal, menyerap rasa kuah dengan sempurna. Kuahnya sendiri gurih dan hangat di tenggorokan, apalagi kalau pakai kaldu ayam atau sayur yang dimasak perlahan. Kalau versi creamy, rasanya lebih sedap.
Yang buat sup jamur spesial yaitu kesederhanaannya. Gak banyak bumbu, tapi tetap enak dan gurih. Semakin mantap kalau ditambah wortel, kentang, atau sedikit daun bawang sebagai topping. Nyam nyam, saya cicip sedikit. Waw kuahnya kaya bumbu dan gurih. Sayangnya agak sedikit pedas. Untungnya anak-anak mau makan dan mereka suka. Harga seporsi sup jamur yaitu 10 ribu rupiah. Cukup murah kan ?.
Crispy Jamur
Untuk cemilannya, kami pesan jamur krispi. Berhubung anak-anak suka yang kriuk kriuk, jadinya cocok buat mereka.
Crispy jamur ini termasuk camilan yang simpel tapi gampang buat ketagihan. Dari tampilannya saja, jamur yang dilapisi tepung terlihat keemasan dan menggoda, apalagi kalau digoreng dengan tingkat kematangan yang pas kering di luar tapi gak gosong.
Disajikan dengan taburan bumbu atau saus cocolan yang menambah nafsu makan. Begitu digigit, bagian luarnya langsung terasa renyah dan kriuk, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan juicy khas jamur.
Kontras tekstur ini yang jadi daya tarik utama. Kalau pakai jamur tiram, sensasinya bahkan bisa sedikit mirip ayam goreng crispy, tapi lebih ringan.
Soal rasa, crispy jamur cenderung gurih dengan sedikit sentuhan asin. Cocok dimakan sebagai camilan santai, teman nongkrong, atau bahkan lauk pendamping nasi.
Secara keseluruhan, crispy jamur adalah pilihan yang pas buat yang cari cemilan enak, terjangkau, dan lebih ringan dibanding gorengan daging. Minusnya paling kalau terlalu lama didiamkan, kerenyahannya bisa berkurang jadi paling enak dimakan selagi hangat. Harga seporsi jamur krispi yaitu 15 ribu rupiah.
Bebek Goreng
Buat anak-anak kami pesankan menu bebek goreng biar aman kalau mereka gak suka makan jamur. Tapi ternyata makan bebek plus nasi, sate jamur dan sup jamur, enak juga ya.
Anak-anak juga sangat suka. Terutama dagingnya yang empuk dan juicy. Kulit bebeknya kering dan gurih. Apalagi bumbu yang digunakan juga nendang banget. Dicocol sama sambel matah. Ehmmm, nendang polll.
Dari segi penyajian, bebek gorengnya disajikan hangat dengan nasi putih. Kombinasi sederhana ini justru yang bikin nagih. Harga seporsi bebek goreng yaitu 30 ribu rupiah ditambah nasi hanya 5 ribu rupiah saja.
Pisang Goreng Original
Mumpung habis hujan, enaknya ngemil pisang goreng. Untungnya disini ada berbagai macam cemilan dan pilihan jatuh kepada pisang goreng original.
Anak-anak juga doyan makan pisang goreng. Porsinya juga lumayan banyak. Pisang gorengnya rasanya manis dan pisang yang digunakan yaitu pisang kepok. Tanpa tambahan topping berlebihan. Jadi cocok banget buat kalian yang suka rasa klasik. Gula alaminya terasa, apalagi kalau dimakan hangat.
Bagian luar renyah, tapi gak terlalu keras. Dalamnya lembut dan legit. Ini biasanya karena adonan tepungnya pas. Gak terlalu tebal, jadi pisangnya tetap jadi bintang utama. Harga seporsi pisang goreng original yaitu 10 ribu rupiah.
Es Kelapa Muda Gula Aren
Meskipun habis turun hujan, gak ada salahnya pesen minum yang dingin-dingin. Habis makan banyak dan pedas, paling enak minum yang seger-seger. Es kelapa muda gula aren sepertinya pas banget.
Dari tampilan saja sudah menggoda. Air kelapa bening, serutan daging kelapa muda, ditambah warna cokelat khas gula aren yang kelihatan adem.
Begitu diminum, sensasi pertama yang terasa itu segarnya air kelapa yang langsung bikin tenggorokan lega. Apalagi kalau pakai es batu, rasanya makin nyess di tenggorokan. Air kelapa sendiri memang terkenal bisa membantu menghidrasi tubuh dengan cepat, bahkan sering disamakan dengan minuman isotonik alami.
Minuman dingin ini anak-anak juga sangat suka. Selain es kelapa muda, istri pesan es jeruk. Rasanya juga seger di tenggorokan. Selain gula aren, ada pilihan pemanis lainnya antara lain sirup dan susu. Harga segelas es kepala muda gula aren yaitu 10 ribu rupiah.
Over all, makan di Jamur Lombok gak buat kecewa. Pelayanan yang baik, menu-menunya yang enak-enak, tempatnya yang nyaman dan gak kapok datang untuk kedua sampai berulang kali.
Selain menu-menu yang sudah saya review di atas, masih banyak menu lainnya yang belum sempat kami pesan dan review satu per satu. Buat kalian yang ingin review menu lainnya atau sudah datang kesini dengan cerita berbeda, bisa tulis di kolom komentar ya !. Terimakasi.
Saking nyamannya, kami sampai betah berlama-lama sambil main kartu UNO. Kebetulan game yang disukai oleh anak-anak. Selain mengajarkan mental juara. UNO juga dapat mengajarkan anak-anak untuk berpikir dan mengatur strategi. Sebenarnya mengalihkan biar gak main gadget saja sih. Hehehe
Ajakin keluarga besar juga gak ragu memilih Jamur Lombok. Buat yang kerja kantoran, traktir temen kantor kalau ulang tahun atau lagi dapat ceperan, bisa pesen menu serba jamur disini.
Jamur Lombok juga menyediakan paket begibung buat empat sampai enam orang. Isinya bisa request sendiri. Lengkapnya kalian bisa kepoin akun instagramnya saja (@jamur.lombok).
Penulis : Lazwardy Perdana Putra


















































